"Thaa Pukat-Pukat". Begitu yang disampaikan oleh Panitia Penyelenggara Barapan Ayam Kabupaten Sumbawa, yang mana telah diselenggarakan beberapa hari yang lalu di Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir. Sangat seru dan menyenangkan. Di semarakkan oleh masyarakat dan tamu undangan hampir dari seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Sumbawa. Tamu atau partisipan yang datang dalam kegiatan ini hampir mencapai empat ratusan pasang Ayam Parapan.
Ada beberapa yang berbeda dalam pelaksanaan Barapan Ayam kali ini, beberapa Juki dalam menggiring ayam dalam kegiatan ini, begitu semangat mengekspresikan rasa gembira dan perjuangannya meraih 'bintang' atau 'favorit'
Kegiatan yang diselenggarakan sekali dalam setahun ini, berlangsung dengan hikmat, penuh kegembiraan, penuh kebahagiaan. Dengan selalu mengucapkan shalawat kepada Baginda Rasulullah, Muhammad S.A.W, semoga kita termasuk orang-orang yang akan mendapatkan safaatnya kelak di akhirat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W pada tahun ini diselenggarakan tepat pada hari Kamis, 29 Oktober 2020. Maulid Nabi Muhammad S.A.W diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal, tahun Hijriyah.
Adapun Hikmah Maulid Nabi Muhammad S.A.W yang disampaikan oleh Ustazd Abdul Hamid, S.Ag pada hari Kamis, 29 Oktober 2020, bahwa "Kita senantiasa mengikuti apa yang dianjurkan oleh Rasulullah S.A.W. Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Kita senantiasa berpedoman pada Al-Qur'an dan Hadist serta sunnah beliau yang menyempurnakan akhlak seluruh ummat manusia."
Ditambahkan lagi, "dalam kita menjalani kehidupan sehari-hari kita mesti selalu berpegang teguh pada pedoman dan sunnah Rasulullah S.A.W. Akhlak beliau yang begitu mulia, senantiasa kita harus mampu menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari, apapun profesi kita.
ya...Muhammad Rasulullah, engkaulah pelita hidup kami
ya...Muhammad Rasulullah, engkau membawa kebenaran, membimbing kami menuju jalan yang lurus.
ya...Muhammad Rasulullah, karnamu kami beriman kepada Allah S.W.T.
Semoga Allah S.W.T. senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepadamu, wahai baginda Rasulullah.
Alhamdulillah.., syukur ya Allah, Engkau telah mengutus kekasihmu Nabi Muhammad S.A.W. Beliau penyempurna akhlak seluruh ummat manusia, semoga kami senantiasa mendapatkan safaat darimu kelak di akhirat, karena Allah. Aamiin...
Kembali lagi kabar duka datang dari saudara kita yang berada di Kecamatan Labuhan Badas dan di bagian barat Sumbawa, tepatnya di Kecamatan Alas Barat, Kecamatan Alas, Kecamatan Buer. Dikabarkan pada Hari Senin, tanggal 09 Nopember 2020 Pukul 15:20 WITA. Hujan deras dan angin kencang menerpah dan menghatam serta merobohkan beberapa rumah warga, yang menyebabkan beberapa rumah dan bangunan mengalami kerusakan serta beberapa korban luka-luka. Beberapa bangunan mengalami kerusakan, diketahui di Kecamatan Alas Barat, Desa Lekong terdapat 12 rumah, 1 Gedung Sekolah, Puskesmas, mengalami kerusakan. Juga di Usar Mapin terdapat 23 rumah diikuti Lab.Mapin 30 rumah dan Desa Gontar 17 rumah serta Gontar Baru terdapat 15 rumah, Masjid dan Mushollah.
Sementara, di Kecamatan Alas, Desa Marente terdapat 3 orang korban luka-luka, 2 diantaranya termasuk anak-anak usia 8 tahun mengalami luka parah dan langsung dirujuk ke RSUD Sumbawa. Kejadian ini berlangsung saat pembagian /penerimaan BST di Kantor Desa Marente, yang mana gewel dan atap bangunan jatuh dan menimpah korban.
Satu rumah roboh dan sepuluh lainnya mengalami kerusakan atap, dinding, dan miring (rumah panggung) yang terletak di Kecamatan Buer. Serta di Kecamatan Labuhan Badas, beberapa rumah mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BPBD Kabupaten Sumbawa terus memantau melalui berbagai media, menyiagakan personil untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian musibah alam sewaktu-waktu. Serta mempersiapkan logistik bantuan untuk di distribusikan kepada korban bencana.
Masyarakat setempat, maupun masyarakat dari luar, saling bahu membahu meringankan beban duka saudara-saudara kita.
MARI KITA BANTU SAUDARA KITA
YANG MENGALAMI MUSIBAH BENCANA ALAM
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa
Jalan Garuda Nomor 104 Sumbawa Besar. Kodepost 84315
Kabar duka datang dari saudara kita yang ada di Baturotok,
Sumbawa. Pada hari ini, Sabtu, 07 Nopember 2020 pada pukul 16:10 WITA, tepatnnya
di Dusun Baturotok 1, RT.01 RW.01, RT.02 RW.01, RT.03 RW.02, Desa Baturotok,
Keecamatan Batulanteh, telah terjadi kebakaran yang menghanguskan lebih-kurang 100
rumah warga yang kebaran. Hingga laporan ini di terima oleh masyarakat dan
pemerintah pada pukul 19:24 malam ini.
Kronologi kejadian berawal dari Ledakan Aki di salah satu
rumah warga yang berlokasi di Desa Baturotok Kecamatan Batulanteh, yang
menyebabkan kebakaran yang meluas dan mengakibatkan hangusnya beberapa rumah
warga. Diperkirakan kurang-lebih ada 100 rumah warga yang terbakar yang
diakibatkan oleh kebaran ini. (Sumber;BPBD Sumbawa)
Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa, namun
diperkirakan kerugian materil hamper mencapai milyaran rupiah. Hingga saat ini
pukul 19:24 WITA api sudah berhasil dipadamkan oleh setempat. Warga dan
pemerintah setempat masih membersihkan puing-puing bekas kebaran. Saat ini BPDB
Kab.Sumbawa, masih terus memantau melalui media dan menyiagakan personilnya untuk
mengantisipasi kejadian-kejadian atau kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi
sewaktu-waktu.
(Sumber: BPBD Kab.Sumbawa)
Adapun kebutuhan pokok dan mendesak bagi Saudara-saudara
kita yang ada di Baturotok diantaranya: ketersediaan Makanan, Selimut, Pakaian,
Beras atau Sembako dan Tenda Gulung serta obat-obatan
Silahkan bagi saudara-saudara mengulurkan tangan untuk
membantu Saudara-saudara kita di sana.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa
Jln. Garuda Nomor 104 Sumbawa Besar, Kodepost 84315
Mari berkunjung ke Sumbawa, berbagai kultur budaya disuguhkan di sini Salah satunya Barapan Ayam.
Yang mana dua ekor ayam jantan di padukan/digandeng untuk bisa berlari bersama untuk dapat mengenai (strike) ke Saka =Pancang yang dipasang pada garis finish. untuk bisa tahu lebih lanjutan cara lari dan tata cara perlombaannya silahkan klik pada Link yang tersedia.
Next, publisher akan jelaskan lebih detail tentang Barapan Ayam. Dan sebagai literasi atau pengetahuan tentang Prasejarah Barapan Ayam ini, bisa juga dilihat Link pada tautan berikut ini:
Dengan penuh semangat dan persiapan yang matang saya menuju kelas IX-A. Pada hari itu saya akan mengajar tentang teks procedure. Saya berharap pada akhir proses belajar mengajar, apa yang akan saya sampaikan dapat direspon dengan baik oleh siswa. Tujuaan pembelajaran saat itu siswa mampu membuat text procedure sesuai dengan generik structurenya dan ciri kebahasaan yang digunakan dalam teks tersebut.
Pada awal pertemuan seperti biasa saya menanyakan keadaan siswa. Kemudian saya memotivasi siswa dengan pertanyaan-pertanyaan, misalnya: do you like to drink a cup of tea? can you make it by yourself mention what you need! how do you make a cup of tea? Dari pertanyaan yang saya berikan ke siswa, mereka hanya bisa menjawab Yes and No saja. Kemudian saya mencoba menjelaskan tentang generic structure pada text procedure dan memberi contoh menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut di papan tulis berdasarkan generic stucturenya. Untuk mengetahui apa yang saya sampaikan kepada siswa benar-benar dapat mereka pahami, saya membagi siswa ke delapan kelompok dalam delapan kelomok ini saya membagikan ke dalam empat kelompok lagi #empat kelompok mengerjakan soal menggunakan gambar sedangkan yang empat lainnya tidak menggunakan gamabar. Masing-masing kelompok mengejakan soal dengan tema yang sama. Soal yang diberikan berupa teks proedure dengan tema "How to make an Instant Noodles. Tujuan saya membagikan kelompok tersebut hanya ingin mengetahui sejauh mana keesulitan yang mereka hadapi dengan menggunakan gambar atau sebaliknya
Kurang lebih lima belas menit saya membrikan waktu kepada siswa untuk mengerjakan tugas kelompoknya, kemudian saya meminta siswa untuk membacakan hasil dari kerja kelompok mereka dan dari hasil kelompok yang tidak menggunakan gambar, saya memperoleh kalimat yang bervariasi. Akan tetapi jika siswa menggunakan gambar tingkat kesulitannya lebih rendah, meskipun kesalahan pada Grammar tidak dapat dihindari akan tetapi mereka hampir mampu menyusunnya dalam setiap langkah/ steps.
Pada akhir pertemuan saya mencoba bertanya tentang kesulitan mereka hadapi pada saat mengerjakan tugas kelompok. Ternyata dari jawaban siswa sama dengan apa yang saya amati yaitu..siswa tidak mengerti dengan maksud pertanyaan dari guru, merasa kebingungan membuat kalimat perintah seperti apa yang ada dalam teks procedure, kurangnya latihan dalam membuat kalimat, dan siswa tidak bisa meggunakan kamus karena dari siswa yaitu masing kosa kata (verb) misalnya tertulis dalam bentuk infinitive, misalnya kita mau memberi peritah 'rebus air' siswa mendapatkan kata dalam kamus "to boil water"
Melalui proses pembelajarann yang saya lakukan tersebut terdapat permasalahan dalam hal media. Memang tidak setiap pembelajaran saya mempersiapkan media, saya berharap saat itu dari penjelasan saya saja siswa bisa memahami apa itu teks procedure. Dan hal yang paling mendasar dari semua keslitan siswa adalah input yang dimiliki oleh siswa sangatlah kurang, dengan kata lain dari keseluruhan dari keseluruhan siswa hanya beberapa saja yang memiliki input di level rata-rata. Dari kesulitan-kesulitan siswa ini saya harus lebih memikirkan tentang strategi dan media yang akan saya gunakan, sehingga pada saat pertemuan yang kedua nanti saya berharap siswa saya tidak lagi menemukan kesulitan-kesulitan lagi..~_~..
GURU MERUPAKAN KOMPONEN TERPENTING DALAM PROSES PENDIDIKAN, DAN GURU DIHARAPKAN DAPAT MENGEMBAN AMANAT UNTUK MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA SEBAGAIMANA TERTUANG DALAM PEMBUKAAN UUD 1945. AGAR HAL INI DAPAT TERCAPAI, MAKA TUNTUTAN TERHADAP PROFESIONALISME GURU HARUS SEGERA TERWUJUD.
Guru professional harus memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogek, kepribadian, sosial dan profesional (UU No.14/2005). Dengan demikian, selain terampil mengajar, seorang guru juga harus memiliki pengetahuan yang luas, bijak, dan dapat bersosialisasi dengan baik. Disamping itu, profesi guru merupakan bidang pekerjaan khusus yang memerlukan prinsip-prinsip profesional. Diantara prinsip-prinsip professional tersebut adalah guru harus memiliki kompetensi untuk mengembangkan profesinya secara berkelanjutan. Peran strategis guru ini akan sangat dipengaruhi dengan adanya kegiatan MGMP sebagai forum bagi guru untuk saling berbagi pengalaman dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran di kelasnya. Disamping itu pula untuk menumbuhkan sikap inovatif, kreatif dalam rangka mengembangkan potensi diri dan meningkatkan profesionalisme guru itu sendiri yang bermuara pada peningkatan prestasi anak secara optimal dengan strategi yang sistematis dan terarah yang pada gilirannya akan meningkatkan mutu pendidikan.
TUJUAN
Tujuan kegiatan MGMP Bahasa Inggris ini adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru Bahasa Inggris 2. Meningkatkan kemampuan guru dalam menyikapi permasalahan siswa 3. Mengembangkan kreativitas dan inovasi guru dalam KBM 4. Meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Alat Evaluasi 5. Mengembangkan kemampuan guru dalam menggunakan Software Bahasa Inggris dan Internet 6. Meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan PTK 7. Memperoleh Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB) bagi guru dalam jabatan
SASARAN
Sasaran kegiatan MGMP Bahasa Inggris Bermutu Kec. Utan ini adalah guru-guru Bahasa Inggris yang tergabung dalam gugus 07 yang terdiri dari 8 sekolah yaitu, SMP Negeri 1 Utan, SMP Negeri 2 Utan, SMP Muammadiyah Utan, SMP Al-Hikma Utan, SMP Negeri 1 Rhee, SMPN 2 SATAP Rhee, SMP Negeri 1 Buer dan SMP Negeri 2 Buer dengan jumlah anggota 18 orang yang terdiri dari 7 orang guru PNS dan 11 orang guru non PNS.
HASIL YANG DIHARAPKAN
Setelah melaksanakan kegiatan MGMP ini, diharapkan peserta dapat:
Meningkatnya kompetensi dan profesionalisme guru
Meningkatnya kemampuan guru dalam menyikapi permasalahan siswa
Berkembangnya kreativitas dan inovasi guru dalm KBM
Meningkatnya keterampilan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Alat Evaluasi
Berkembangnya kemampuan guru dalam penggunaan Software Bahasa Inggris dan Internet
Meningkatnya kemampuan guru dalam melaksanakan PTK/KTI
Memperoleh Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB)